Ayo, bergabunglah dengan Komunitas Sahabat Inspiratif di facebook. Klik di sini.

Tips Jitu Menghadapi Dosen yang Galak


Sumber gambar: http://harufuchi.blogspot.com

Sumber Inspirasi - Salah satu keluhan yang sering saya dengar dari mulut para mahasiswa adalah sulitnya mendapatkan nilai baik. Ya, kehidupan kuliah berbeda dengan kehidupan sekolah. Saat sekolah, mungkin kita cenderung mendapatkan nilai konstan karena jumlah pesaing yang sedikit dan tidak ada standard kompetensi yang tinggi.

Ketika kuliah, nilai-nilai yang kita dapat cenderung fluktuatif. Dan alasan yang paling umum dilontarkan mahasiswa adalah,

"Dosennya galak"

Apakah Anda setuju?

Saya tidak.

Beberapa kali saya membaca kumpulan informasi di internet mengenai dosen yang galak dan tips-tips menghadapinya, namun saya tidak begitu setuju dengan argumen-argumen mereka. Mengapa? Karena mereka menganggap bahwa mendapatkan dosen yang galak adalah sebuah bencana. Padahal tidak.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tips-tips jitu menghadapi dosen yang galak.

1. Fokus

untuk menghadapi dosen yang "khusus", maka Anda harus bertingkah laku "khusus" juga. Fokuslah pada setiap kata-kata yang dilontarkan Sang Dosen. Fokus yang baik memungkinkan Anda lebih cepat memahami karakter beliau. Anda akan lebih cepat memahami siapa beliau, bagaimana beliau, dan apa yang diinginkan beliau.

2. Berprasangka baik

Bangun prasangka baik Anda sekuat mungkin. Percayalah bahwa segalak apapun dosen, pasti sebenarnya ia menginginkan kita menjadi pribadi bermental kuat dan memiliki kemampuan hebat. Percayalah bahwa dosen galak tersebut adalah utusan dari Tuhan yang diturunkan ke bumi khusus untuk menghebatkan Anda.

3. Rajin

Ya, rajin, bukan pintar. Dosen segalak apapun akan luluh hatinya jika bertemu dengan mahasiswa yang rajin mengerjakan tugas dan patuh pada apa yang diperintahkan. Sekali lagi, Anda tidak perlu pintar.

4. Pelajari teknik berkomunikasi yang baik

Salah satu teknik yang banyak dilupakan adalah teknik berkomunikasi. Padahal teknik ini penting bagi siapapun. Mengapa? Karena kemampuan berkomunikasi yang baik dapat mengubah sifat seseorang. Ya, Anda dapat mengendalikan emosi orang lain hanya dengan mempelajari teknik berbicara yang baik.

5. Jangan melakukan kesalahan di awal pertemuan

Ya, melakukan kesalahan di awal pertemuan dapat memengaruhi pendapat dosen tersebut terhadap Anda di masa depan. Untuk penjelasan lebih lanjut, silakan simak artikel saya, Think Again - Taubat.


Demikianlah artikel saya mengenai tips-tips jitu menghadapi dosen yang galak. Semoga berhasil, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Jenis-Jenis Sepeda yang Ada di Dunia



Sumber gambar: www.cikarangonline.com
Sumber Inspirasi - Akibat munculnya isu global warming, perlahan-lahan sepeda menjadi tren transportasi baru. Selain itu, banyak orang yang beralih menggunakan sepeda karena lebih sehat dan lebih hemat ongkos.

Banyak pula orang yang hingga kini masih saja enggan beralih menggunakan sepeda karena berbagai alasan. Salah satu alasannya adalah karena mereka tidak tahu sepeda jenis apa yang harus mereka beli.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi tentang jenis-jenis sepeda yang ada di dunia. Ada berapa jenis sepeda di dunia?

1. Sepeda gunung


Sumber gambar: www.vivacycle.com

Sepeda gunung adalah sepeda paling tren saat ini. Penggunaannya yang mudah dan bentuknya yang modern menjadi alasan terbesar mengapa orang-orang lebih memilih untuk membeli sepeda yang satu ini. Meski begitu, secara fungsional sebenarnya sepeda jenis ini diciptakan khusus untuk mendaki gunung, bukan untuk aktivitas sehari-hari.

2. Sepeda Lipat

Sumber gambar: www.pedalsepedaku.wordpress.com


Sepeda lipat merupakan sepeda jenis baru yang popularitasnya sedang naik daun. Sesuai namanya, sepeda lipat adalah sepeda biasa yang bisa dilipat-lipat hingga bentuk paling sederhana. Keuntungannya, sepeda jenis ini dapat dengan mudah Anda jinjing kemanapun Anda pergi, bahkan Anda dapat membawanya ke dalam kereta tanpa harus mengganggu kenyamanan orang lain.

3. Sepeda Ontel

Sumber gambar: www.radiotegal.com


Sepeda ontel adalah sepeda pertama yang masuk ke Indonesia. Sepeda ontel adalah sepeda kolonial belanda yang kemudian bertransformasi menjadi sepeda rakyat pada tahun 1940-an. Seiring berjalannya waktu, sepeda ini semakin langka. Semakin langka, sepeda tua ini justru semakin dicari karena bahannya yang sangat kokoh, bentuknya yang nyentrik, dan kenyamanan yang tinggi. Sekarang, sepeda ontel kembali menjadi tren baru di kalangan masyarakat Indonesia. Orang-orang yang menggunakan sepeda ontel memiliki karisma tersendiri saat menggunakannya.

4. Sepeda BMX

Sumber gambar: www.sepedabmx.info


Sepeda BMX merupakan singkatan dari Bicycle Moto-Cross. Sepeda ini berukuran sedang dan biasa digunakan untuk atraksi dan untuk pertunjukan.

5. Sepeda Kota

Sumber gambar: Lihat.co.id


Sepeda kota biasa disebut pula citybike. Sepeda ini berbentuk seperti sepeda ontel tetapi dengan desain yang diperbarui dan lebih modern. Biasanya bagian belakang sepeda ini diisi dengan jok kecil atau bagasi. Sedangkan bagian depan biasanya dihiasi dengan keranjang.

6. Sepeda Angkut

Sumber gambar: www.cakrawalaindah.wordpress.com


Sepeda angkut adalah sepeda yang didesain khusus untuk mengangkut barang. Biasanya, sepeda ini menggunakan bahan yang kokoh dan sangat awet. Salah satu jenis sepeda angkut yang terkenal adalah sepeda kumbang.

7. Sepeda Balap

sumber gambar: www.sepedalovers.wordpress.com


Sepeda balap adalah sepeda yang dirancang khusus untuk kecepatan. Rantainya berbeda, cara kerjanya berbeda, bahkan desain pengangan (handler) berbeda. Sepeda jenis ini mampu menempuh jarak yang lebih jauh dalam satu kali kayuhan.

8. Sepeda Motor

Sumber gambar: www.edorusyanto.wordpress.com


Sepeda motor adalah sepeda yang bergerak menggunakan tenaga motor. Sepeda jenis ini juga merupakan salah satu jenis sepeda yang populer karena dianggap efisien. Meski begitu, sepeda jenis ini tidak mendukung gerakan anti-global warming karena emisi gas karbon yang dihasilkan cukup tinggi.

9. Sepeda Mini

Sumber gambar: http://lh3.ggpht.com


Sepeda mini adalah sepeda dengan ukuran kecil. Sepeda jenis ini biasanya digunakan untuk atraksi sirkus atau sulap. Selain itu, ada juga sepeda mini yang biasa digunakan anak-anak untuk belajar mengendarai sepeda, contohnya sepeda roda tiga.

10. Sepeda Fixie

sumber gambar: fixiestudio.com


Sepeda fixie adalah sepeda yang populer baru-baru ini. Ya, sepeda ini sebenarnya merupakan variasi dari sepeda gunung. Hanya saja, sepeda ini memiliki desain yang lebih modern dan casual. Sepeda ini dirancang khusus untuk anak muda. Satu lagi, ciri khas yang paling menonjol dari sepeda fixie adalah tidak adanya rem tangan. Lantas bagaimana cara mengeremnya? Anda bisa kayuh sepeda ke arah yang berlawanan, gerak sepeda pun akan melamban.


Demikianlah ulasan saya kali ini mengenai jenis-jenis sepeda yang ada di dunia. Anda mau pilih yang mana?

Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

9 Tips Merawat Sepeda


Sumber gambar: www.sepedaku.org

Sumber Inspirasi - Beberapa waktu yang lalu saya sudah pernah menulis artikel mengenai tips-tips membeli sepeda. Namun setelah menulis artikel tersebut, kembali muncul sebuah komentar baru,

"Bagaimana cara merawat sepeda agar awet?"

Ya, pertanyaan itu selalu muncul usai kita membeli sepeda baru. Sebenarnya, bagaimanakah cara merawat sepeda yang baik dan benar? Berikut saya rangkum poin-poin penting mengenai tips merawat sepeda.

1. Jika sepeda hendak disimpan dalam jangka waktu yang lama, perhatikan hal-hal berikut ini:

  • Ban sepeda jangan menyentuh lantai. Bagaimana caranya? Anda boleh menggantungnya di garasi Anda atau gunakan alat yang dapat "mengunci" sepeda dalam posisi vertikal di dinding.
  •  Perhatikan lokasi penyimpanan. Jangan menyimpan sepeda berbahan besi di tempat yang lembab karena dapat menyebabkan pengeroposan.
  •  Jika terpaksa menaruh sepeda di lantai dalam waktu lama, bungkuslah bagian roda sepeda dengan plastik atau sejenisnya agar roda sepeda Anda terbebas dari gigitan tikus.

2. Jangan mencuci sepeda dengan semprotan yang terlalu kuat. Semprotan air yang terlalu kuat dapat menyebabkan air masuk ke tabung besi sepeda, lalu terkurung di sana.

3. Bersihkan frame sepeda menggunakan sabun untuk mencuci motor atau mobil agar hasilnya maksimal.

4. Jika ban sepeda Anda penuh dengan lumpur, bersihkan menggunakan sikat lantai dan air secukupnya.

5. Cuci sepeda Anda secara rutin. Sepeda yang jarang dicuci akan mempercepat terjadinya karat pada bagian frame.

6. Bersihkan rantai sepeda menggunakan kuas. Anda juga boleh menggunakan pelumas agar untuk mengurangi risiko rantai macet di tengah perjalanan. Namun, hindari penggunaan minyak tanah karena minyak tanah justru akan mempercepat terjadinya karat.

7. Setiap usai mencuci sepeda, segera lap sepeda Anda menggunakan kain kering. Setelah itu goyangkan sepeda Anda ke kanan dan ke kiri untuk mengeluarkan air yang terkurung dalam komponen sepeda.

8. Jangan malas menggunakan standar. Standar diciptakan agar sepeda Anda dapat berdiri seimbang dan tidak mudah jatuh. Jika Anda terbiasa menaruh sepeda dengan cara disandarkan, tidak ada yang menjamin sepeda Anda akan terus seimbang. Sepeda yang disandarkan pada dinding memiliki risiko terjatuh lalu akan merusak frame.

9. Setiap komponen sepeda memiliki jangka waktu penggunaan. Ada komponen yang cepat rusak, ada juga komponen yang awet. Jadi, jangan sungkan untuk sisihkan gaji bulanan Anda secara berkala sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kerusakan sepeda.


Demikianlah artikel saya kali ini mengenai beberapa tips merawat sepeda. Semoga bermanfaat, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...

Think Again - Karate


Sumber gambar: nbbymca.org

Saat SMP, saya aktif mengikuti berbagai ekstrakulikuler. Diantaranya adalah ekstrakurikuler bola voli, bulu tangkis, Bahasa Inggris, matematika, teater, dan karate. Ya, itu adalah ekstrakurikuler yang saya pilih saat hari pertama masuk sekolah. Namun semakin lama, saya pun melepas satu persatu ekstrakurikuler tersebut karena berbagai alasan ....


Pelatih Karate: "Satu!"

Semua peserta ekstrakulikuler karate, termasuk saya, melakukan gerakan tendangan a la karate dengan kaki terangkat tinggi.

Pelatih Karate: "Keluarkan tenaganya! DUA!"

Semua peserta kembali melakukan gerakan tendangan yang sama.

Setelah sepuluh kali melakukan gerakan tersebut, kemudian kami dipersilakan untuk beristirahat sejenak. Para peserta langsung menyebar ke seluruh sudut lapangan, termasuk saya. Saya mengambil botol minum di tas saya, lalu meneguknya dengan tergesa-gesa karena panasnya cuaca sore itu.

Kakak Kelas: "Hey kamu, kamu ngelakuin gerakannya tadi kayaknya gak pake tenaga ya?"

Saya yang sedang minum langsung tersedak dan menoleh dengan cepat. Saya tak menyangka ternyata ada saja kakak kelas, yang sudah mahir berkarate, menghina adik kelasnya yang baru enam minggu mengikuti latihan. Dan anehnya, kakak kelas yang sombong itu adalah wanita.

Saya: "Pake kok kak."

Kakak Kelas: "Halah, kalo nendangnya aja kayak gitu, nanti kalo tanding bakal kalah."

Saya hanya diam mendengar kata-kata Sang Kakak Kelas. Sombong sekali orang ini.

Kakak Kelas: "Coba deh kamu tendang aku."

Dia menantang. Saya langsung menendang sekuat tenaga tepat di punggungnya. Anehnya, ia tidak kenapa-kenapa. Bahkan tubuhnya tidak bergoyang sedikit pun.

Kakak Kelas: "Halah, Cuma segitu? Gimana mau ngelawan musuh ...."

Saya menendang lagi punggungnya. Kali ini dengan tenaga yang lebih kuat. Saking kerasnya, orang-orang di sekitar saya mulai melirik ke arah kami. Sepertinya mereka mengira kami bertengkar.

Kakak Kelas: "Halah, masih gak kerasa. Pelan banget sih."

Orang-orang di sekitar kami langsung mulai terkekeh. Sepertinya mereka menertawakan saya.

Seketika, rasa marah dan kesal berkecamuk dalam diri saya. Saya pun melakukan pukulan dengan sekuat tenaga ke arah wajahnya.

Namun wanita itu langsung melakukan gerakan menangkis, mengunci lengan kanan saya, lalu menendang pelan ke bagian belakang lutut saya. Saya langsung bertekuk lutut. Kemudian ia memelintir tangan saya hingga tubuh saya miring ke belakang, lalu ia pelintir lagi ke arah yang berlawanan.

Lalu saya tersungkur tak berdaya sembari menahan rasa sakit ....

****

Saya rasa Anda dapat menebak bagaimana kelanjutan ceritanya. Ya, hari itu adalah hari terakhir saya mengikuti ekstrakurikuler karate. Hingga kini, saya masih saja belum berani mengikuti perlatihan bela diri apapun karena pengalaman buruk itu.

Tetapi pasti ada hikmah di balik kejadian tersebut.

Coba perhatikan. Saya menendang wanita itu dengan sekuat tenaga, tetapi ia tidak kesakitan sama sekali. Sedangkan wanita itu, sepertinya ia tidak mengeluarkan tenaga besar, tetapi berhasil membuat lengan saya kesakitan selama 4 hari. Mengapa bisa?

Setelah saya bercakap-cakap dengan seorang pelatih ekstrakurikuler bela diri, ternyata hal itu disebabkan karena ketepatan.

Dalam bela diri apapun, ketepatan lebih berpengaruh ketimbang energi. Sekuat apapun tenaga yang kita keluarkan, kalau kita memukul pada bagian tubuh yang salah, maka tidak akan akan memengaruhi musuh. Sebaliknya, meskipun tenaga yang kita keluarkan sedikit, asalkan kita menyerang bagian tubuh yang tepat, musuh pun akan kalah.

Ya, teori itu sesuai dengan apa yang terjadi pada saya.

Saya menendang dengan sekuat tenaga, tetapi saya menendang pada bagian yang salah. Ya, punggung adalah bagian terkuat dari seluruh bagian tubuh karena terlindungi tulang punggung yang sangat tebal.

Sedangkan wanita itu tidak mengeluarkan banyak tenaga, tetapi menendang pada bagian yang sangat tepat. Ya, beban tubuh manusia ditopang oleh kakinya. Saat melakukan gerakan memukul, pasti bobot tubuh kita memiliki kecenderungan ke satu sisi tubuh. Akibatnya, mayoritas beban tubuh kita ditopang oleh salah satu kaki. Teori bela diri berikutnya: menendang bagian belakang lutut adalah cara terbaik untuk mematikan fungsi kaki seseorang.


"Dalam karate, pukulan yang berbahaya bukan yang keras, melainkan yang tepat sasaran."

Think Again - Sayoga R. Prasetyo


Ternyata teori ini juga berlaku bagi kehidupan kita.

Mari kita simak contohnya.

Perusahaan pertama melakukan promosi produk dengan cara mempekerjakan banyak sales setiap hari. Para sales menyebar ke perumahan-perumahan di seluruh Indonesia dengan sangat gencar untuk menawarkan produk perusahaan mereka, yakni obat wasir.

Perusahaan kedua memproduksi produk yang sama, tetapi melakukan pendekatan yang berbeda. Alih-alih mempekerjakan sales, perusahaan tersebut justru lebih memilih membayar rumah produksi agar dibuatkan iklan obat wasir yang menarik. Setelah jadi, iklan tersebut ditayangkan di televisi, youtube, dan media penyiaran lainnya.

Manakah yang lebih sukses? Ya, yang kedua. Meskipun uang yang dikeluarkan perusahaan kedua lebih sedikit, tetapi perusahaan kedua melakukan promosi dengan cara yang tepat.

Kita lihat contoh lain.

Orang pertama adalah siswa dengan kecerdasan yang standard. Ketika hendak menghadapi ulangan, ia habiskan seluruh waktunya untuk belajar. Ia jarang makan, jarang tidur, jarang mandi, dan jarang berbicara. Ketika kertas ulangan ada di depan matanya, kepalanya pusing karena kesehatannya menurun dan kurang tidur.

Orang kedua adalah siswa dengan kecerdasan yang standard juga. Ketika hendak menghadapi ulangan, ia sisihkan waktu 45 menit setiap harinya untuk mengingat kembali berbagai pelajaran yang telah ia pelajari di sekolah.

Siapa yang lebih sukses? Ya, yang kedua. Meskipun tenaga yang dikeluarkan orang kedua lebih sedikit, tetapi orang tersebut belajar dengan cara yang tepat. Sehingga keberhasilannya pun lebih terjamin.

Lihat, besarnya tenaga yang Anda keluarkan bukanlah faktor utama keberhasilan Anda. Keberhasilan hanya dapat diraih oleh orang-orang yang melangkah dengan tepat.

Mulai sekarang, hentikan kebiasaan-kebiasaan agresif yang tidak menghebatkan kehidupan Anda. Luangkanlah waktu sejenak untuk merenungkan ketepatan langkah yang sudah Anda lakukan. Karena ketepatan jauh lebih berharga ketimbang kerja keras.


Jadi, apakah Anda masih tidak mau mengevaluasi kerja keras Anda? Think Again.
baca selengkapnya...

Sejarah Sepeda Ontel



Sumber gambar: www.indonetwork.co.id
Sumber Inspirasi - Sepeda ontel adalah salah satu jenis sepeda yang digemari banyak orang. Ya, sepeda ontel sebenarnya hanyalah sepeda tua, tetapi justru karena desainnya yang berkesan tua, penggemar ontel semakin bertambah. Baik di kota maupun di desa, sepeda ontel adalah tren dengan pasar tersendiri.

Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana awal mula kemunculan sepeda antik ini? Siapa penciptanya? Mengapa terkenal?

Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi cerita mengenai bagaimana awal mula kemunculan sepeda ontel.

Sepeda ontel adalah jenis sepeda yang sudah digunakan sejak abad 19. Diciptakan pada tahun 1910 di Eropa, sepeda ontel langsung mendunia dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun. Kemudahan berkendara plus kekokohan bahan menjadi salah satu alasan mengapa sepeda ontel dapat mendunia dengan cepat.

Pada tahun 1920, para kolonial Belanda mulai membawa sepeda ontel ke Indonesia untuk transportasi mereka. Perlahan-lahan, sepeda ontel mulai dimiliki oleh para konglomerat Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, harga sepeda ontel semakin merakyat. Rakyat Indonesia yang bukan kaum konglomerat pun bisa membeli sepeda ontel. Seketika, sepeda ontel menjadi ciri khas batavia dan berbagai wilayah lainnya.

Namun ternyata sepeda ontel tidak selamanya berjaya. Pada tahun 1970, muncul sepeda jenis baru, yakni sepeda jengki yang desainnya lebih ergonomis. Kemunculan sepeda jengki membuat sepeda ontel tersingkir dalam waktu singkat.

Kemudian, pada tahun 1980 muncul sepeda jenis baru dengan desain yang jauh lebih modern dan keren, yakni sepeda gunung. Popularitas sepeda jengki langsung merosot, dan pada masa itu sepeda ontel sudah tidak dianggap sepeda keren lagi. Sepeda ontel malah dianggap barang rongsok yang hanya dipakai oleh orang desa.

Karena hanya dipakai oleh orang desa, jumlah sepeda ontel di seluruh dunia menurun drastis. Karena turunnya jumlah sepeda ontel dan tidak adanya pabrik yang memproduksi sepeda jenis tersebut, maka mulai tahun 2000 orang-orang kembali mengejar sepeda ontel.  Alasannya? Tentu karena desain sepeda yang super antik dan disertai bahan yang kokoh.

Kini, sepeda ontel kembali menjadi tren. Orang-orang yang memiliki sepeda ontel memiliki karisma tersendiri saat memakainya. Tidak hanya itu, keergonomisan sepeda ontel yang lebih baik ketimbang sepeda gunung juga menjadi alasan mengapa orang-orang zaman sekarang ingin memiliki sepeda ontel.


Ternyata sejarah sepeda ontel menarik juga ya?

Semoga dapat menambah wawasan Anda, salam Sahabat Inspiratif!
baca selengkapnya...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...